Jumat, 21 Februari 2014

TEKNIK KEPEMIMPINAN DAN SUPERVISI



Perencanaan
  1.  Kenapa seorang Supervisor harus membuat perencanaan dalam melakukan aktivitas  perusahaan ? Jelaskan secara detail.
  2. Perencaan meruapan proses dalam manajemen. sebutkan dan jelaskan ruang ringkup dalam perencanaan
  3. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor penyebab dalam perencanaan 
  4. Coba anda buat kasus proses tahapan dalam perencanaan Bidang Restoran (tugas supervisor restoran dalam meningkatkan kualitas pelayanan di restoran)
   
JAWAB :
1. Arti Supervisor itu sendiri adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab dari pihak perusahaan untuk membantu mengatur, mengelola serta mengontrol suatu perusahaan agar berjalan sesuai yang diinginkan. Salah satu tugasnya adalah membuat suatu planning (perencanaan) untuk perusahaannya demi kelancaran semua kegiatan yang akan dilakukan oleh perusahaan.



Dalam sebuah planning (perencanaan) terdapat tujuan yang diinginkan oleh supervisor demi kemajuan perusahaannya, baik dalam segi peningkatan kualitas SDM, pelayanan, maupun pemasukan perusahaan. Supervisor juga harus memahami kekurangan dan kelebihan karyawan serta atasannya, guna memperlancar dan mempermudah pekerjaan supervisor tersebut. Supervisor dan semua pihak perusahaan perlu adanya kerja sama. Dari kerja sama antara supervisor dan karyawan-karyawannya ini dapat mengurangi tindak korupsi dikarenakan mereka semua akan tahu siapa saja yang terlibat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan dalam mencapai tujuannya tersebut.

Selain itu, seorang supervisor juga harus memiliki kemampuan untuk membuat perencanaan lain, yang sering disebut dengan Plan B, supaya apabila perencanaan pertama yang sudah disusun tidak sesuai (terdapat gangguan) ia bias memakai Plan B. Dengan adanya perencanaan juga, supervisor dan pihak perusahaan dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai targetnya tersebut.

Akan tetapi apabila seorang supervisor tidak mampu membuat perencanaan yang baik, itu bisa membuat perusahaan menjadi rugi dan bisa juga menyebabkan perusahaan itu bangkrut. Jadi supervisor harus mampu melihat peluang kedepan dan mempelajari hal-hal yang sudah lalu, dengan sikap yang bijaksana dan tegas dan juga perencanaan yang baik dan dibuat secara mendetail sehingga dapat memajukan perusahaan itu.



2. Ruang lingkup dalam perencanaan diantaranya :
a. Manpower Planning (perencanaan tenaga kerja secara menyeluruh pada aspek MSDM)
b. Manpower Programming (perencanaan tenaga kerja yang bersifat detail)  merupakan implementasi dari manpower planning.
c. Dimensi waktu
Jangka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan hasil perencanaan itu sendiri.
d. Tingkat teknisi perencanaan, bagaimana cara atau teknisi untuk melakukan perencanaan itu sehingga menghasilkan sesuatu yang mempunyai nilai dan keuntungan untuk perusahaan.
e. Sumber Daya Manusia, dalam melakukan sebuah perencanaan SDM sangat dibutuhkan, perusahaan memerlukan SDM yang mempunyai kemampuan yang baik, kecerdasan dan juga keuletan dalam bekerja sehingga mampu melaksanakan atau pun membuat perencanaan yang baik untuk sebuah perusahaan.
f. Peralatan, dalam  melaksanakan perencanaan biasanya sebuah perusahaan memerlukan peralatan, contohnya jika perusahaan ingin memromosikan hasil yang dibuat oleh perusahaan mereka, mereka bisa menggunakan media massa seperti koran, atau pun melalui jejaring sosial.

3. Faktor-faktor yang menghambat atau membuat gagal suatu perencanaan antara lain :
a. Tidak adanya jiwa kepemimpinan untuk memimpin semua anggota mengerjakan pekerjaan itu dengan baik
b. Kurangnya kedisiplinan sikap dalam melaksanakan atau menjalani perencanaan
c. Kurangnya komunikasi yang baik atau miss communication sehingga membuat perencanaan itu gagal
d. Tidak konsisten dalam melakukan suatu pekerjaan

Faktor-faktor pendukung :
a. Tenaga kerja, mencakup waktu yang dipergunakan oleh pekerja dalam suatu proses produksi, kontribusi fisik maupun intelektualnya sesuai dengan kualifikasinya, yaitu tenaga kerja terdidik, tenaga kerja trampil, atau tenaga kerja tidak terdidik.
b. Modal, berbentuk barang-barang tahan lama (barang modal) disebut juga modal konkret yang meliputi: berbagai mesin, peralatan kerja, bangunan dan sarananya serta (data processing) computer; dapat juga berbentuk abstrak seperti hak paten, nama baik (goodwill, dan hak merek dagang.  Sumber utama modal bisa berupa investasi pribadi yang berasal dari pengusaha individu, mitra bisnis atau investor pembeli saham yang bersangkutan.
c. Wirausahawan, sebagai individu yang melihat peluang dan mau menanggung resiko yang timbul dari penciptaan dan pengoperasian usaha bisnisnya.
d. Sumber daya fisik alam, meliputi sumber daya alam non-energi: bahan tambang seperti tembaga, biji besi dan pasir; juga sumber daya energi seperti  bahan bakar industri; serta fasilitas perkantoran dan produksi.
e. Sumber daya informasi, yaitu seluruh data yang dibutuhkan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Data ini bisa berupa ramalan kondisi pasar, pengetahuan yang dimiliki oleh sumber daya manusia, serta data ekonomi lainnya.

4. Pada saat pembukaan sebuah restaurant, maka manager harus mengetahui target pasar dan pesaing. Untuk itu supervisor harus menentukan sasaran menetapkan sasaran proyek, supervisor  harus mengetahui “apa” yang akan  diinginkan oleh para konsumen.
Cara lain :
a. Seorang supervisor harus menetapkan Standard Operational Procedure (SOP) untuk menentukan spesifikasi kualitas. Penetapan spesifikasi kualitas menjamin  bahwa hasil proyek akan bekerja secara   efektif dan sesuai dengan yang    dikendalikan.
b. Supervisor harus bekerja secara cepat dan tepat agar hasil yang maksimal dapat diraih, yaitu dengan cara menentukan dimensi waktu. Penentuan dimensi waktu adalah menentukan “waktu” yang secepat  mungkin untuk menyelesaikan proyek dan mencatat dalam jadwal proyek sehingga efektif dan efisien.
c. Supervisor juga harus mengetahui prakiraan biaya dengan cara menetapkan anggaran dengan cermat.
d. Merealisasikan rencana menjadi tindakan nyata. Hendaknya semua perencanaan yang telah disusun diterapkan dalam setiap pekerjaan.
e. Monitoring pelaksanaan kegiatan itu dengan perencanaan semula. Pelaksanaan kegiatan monitoring haru dilakukan secara intensif.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar